MAHASISWA PRODI. AGRIBISNIS UNISMA BEKASI KULIAH DI EASY FARM INDONESIA JATI SARI

Bekasi 27 Desember 2023, Bertempat di Jatisari Kecamatan Jati Asih Kota Bekasi. Suasana hangat terjalin dalam Kunjungan studi Industri bidang Pertanian Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) Bekasi yang berkunjung ke Easy Farm Indonesia. Lebih dari 30 Mahasiswa lintas Semester program Studi Agribisnis Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) Bekasi dan segenap jajaran Pimpinan Fakultas mulai dari Dekan dan Dosen Program Studi turut berpartisipasi dalam kunjungan studi tersebut.
Easy Farm Indonesia Adalah Komplek edu wisata agri di sektor pertanian, perkebunan dan perternakan. Dikelola dan dipimpim oleh Herdiyanto Wibowo, S.Pd., M.M. produk easyfarm adalah serum hayati organik yang mengandung pre-biotik dan pro-biotik plus, dengan komposisi terdiri dari 15 jenis bakteri baik yang saling bersinergi. Dilahan seluas 3000 meter produk di kompleks Easy Farm Indonesia mencangkup komoditi lele yang saat ini ditampung dalam 70 kolam terpal, berbagai jenis tanaman buah dan tanaman sayur, serta komoditi perternakan unggas. disupport oleh serum hayati organik menjadikan bertani itu mudah dan murah. dapat dilakukan oleh siapa saja dan di mana saja dan dapat di lakukan secara bersama-sama, zero waste dan terintegrasi.

Penandatanganan dokumen Kerjasama antara Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) bekasi dengan Easy Farm Indonesia. Diharapkan dari adanya hubungan Kerjasama ini baik antara Program Studi Agribisnis dan Easy Farm Indonesia dapat berkolaborasi dan bersinergi. Adapun program kegiatan kerjasama yang akan dilakukan yaitu program magang mahasiswa, kolaborasi penelitian baik mahasiswa dan dosen, kemitraan usaha di bidang agribisnis, perekrutan mitra usaha Easy Farm Indonesia, sebagai fasilitas pembelajaran bagi mahasiswa diluar kampus.

Memasuki inti acara mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) Bekasi menggunjungi berbagai area di sekitar kompleks Easy Farm Indonesia. Easy Farm Indonesia memiliki 7 area edukasi diantara nya area pembesaran ikan lele yang berjumlah kurang lebih ada 70 kolam, pada area pembesaran kolam lele tim pemandu dari Easy Farm Indonesia menjelaskan bagaimana sistem pembesaran lele dilakukan secara terpadu, mulai dari penebaran bibit lele hingga menjaga kualitas air kolam dan pada saat memasuki masa panen lele siap diproduksi atau dikirim. Pada kolam lele tim pemandu dari Easy Farm Indonesia menjelaskan serum hayati organik yang mengandung pre-biotik dan pro-biotik plus di berikan pada saat di mulai kolam di isi air sebelum bibit lele dimasukan, proses ini wajib di lakukan di awal, supaya air pada kolam lele sudah terukur nutrisinnya, sehingga pada saat proses bibit lele dimasukan, nutrisinya sudah di pastikan terpenuhi secara lengkap dan nantinya akan menghasilkan lele dengan kualitas terbaik.

Khusus untuk mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) Bekasi yang sudah memasuki tingkat akhir materi pendampingan langsung di sampaikan oleh Herdiyanto Wibowo, S.Pd., M.M. selaku pimpinan Easy Farm Indonesia Jati Sari. Dalam paparannya menjelaskan tentang prospek profit dan perencanaan bisnis bermitra dengan Easy Farm Indonesia, serta membuka peluang bagi mahasiswa untuk melakukan penelitian dan menjadi kemitraan profesi serta kemitraan karir Bersama Easy Farm..

Dilanjutkan sesi tanya jawab bagi para peserta mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) Bekasi kepada Herdiyanto Wibowo, S.Pd., M.M. selaku pimpinan Easy Farm Indonesia Jati Sari. Setelah sesi tanya jawab, penerimaan cinderamata dari Easy Farm Indonesia Jati Sari menjadi sesi penutup acara kunjungan studi industri bidang pertanian oleh mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) Bekasi.


(humasunismabekasi)
Tantangan Technopreneur, Kunci Berkembangnya Agribisnis Masa Depan

Bekasi- Bisnis di bidang Pertanian (Agribisnis) sesungguhnya adalah “Lahan Bisnis yang Basah”. Kebanyakan Agribisnis kerap kali di tafsirkan hanya di pertanian pesawahan saja, padahal tidak hanya itu. Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kehutanan adalah termasuk bagian dari “Usaha Bisnis” nya Agribisnis. Kemudian, perlu di garis bawahi bahwa inti Agribisnis itu adalah Manajemen Bisnis di bidang agri (pertanian, peternakan, perikanan dan kehutanan). Sungguh potensi bisnis yang besar bukan?
Bekasi- Bisnis di bidang Pertanian (Agribisnis) sesungguhnya adalah “Lahan Bisnis yang Basah”. Kebanyakan Agribisnis kerap kali di tafsirkan hanya di pertanian pesawahan saja, padahal tidak hanya itu. Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kehutanan adalah termasuk bagian dari “Usaha Bisnis” nya Agribisnis. Kemudian, perlu di garis bawahi bahwa inti Agribisnis itu adalah Manajemen Bisnis di bidang agri (pertanian, peternakan, perikanan dan kehutanan). Sungguh potensi bisnis yang besar bukan?

“Apa yang terpikirkan tentang agribisnis? Kotor, ribet, waktu yang lama, modal besar, untung sedikit, dan sebagainya. Padahal bidang agribisnis itu mencakup kebutuhan pokok manusia. Kenapa masih sedikit bisnis di dunia agri? Ini lahan basah. Masalahnya di Indonesia, Teknologi di bidang Agribisnis berkembang dengan lambat. Di masa ini, kunci suksesnya bisnis adalah beradaptasi dengan teknologi- Technopreneur! kata Herdiyanto Wibowo, S.Pd., M.M (Owner EasyFarm Jatisari) selaku Narasumber dalam Kuliah Umum Fakultas Ekonomi Bisnis (FAPERTA) Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) (UNISMA) Bekasi, Rabu (20/12/2023), gedung C.104.
Dalam rangka memberikan pembelajaran dan pengalaman nyata di luar kelas kepada mahasiswa, FAPERTA bekerjasama dengan Easyfarmselenggarakan Kuliah Umum bertemakan “Peluang & Tantangan Technopreneur Sektor Agribisnis Di Masa Depan”. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa agribisnis serta jajaran Dosen, Kaprodi dan Dekan FAPERTA.
“Kuliah umum hari ini adalah lanjutan dari kerjasama sebelumnya, rencananya setelah kuliah umum akan dilanjutkan dengan kunjungan dari mahasiswa pertanian ke Easyfarm terkait PKL maupun skripsi. Hadir sebagai narasumber, yaitu owner dari Easyfarm hari ini diharapkan mampu memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa, nanti ketika sudah lulus, mereka akan berwirausaha (bisnis) seperti apa. Semoga dapat memberikan inspirasi dan peluang karir bagi mahasiswa agribisnis,” kata Dekan FAPERTA Ahya Kamilah, Ir., M.Si.
Di Indonesia, masih sedikit yang meilirik ke usaha di bidang Agribisnis, jika dibandingkan dengan usaha populernya lainnya seperti kuliner, fashion dan pariwisata. Easyfarm memiliki visi bagaimana membawa persepsi bahwa Pertanian Mudah Hidup Mudah. Lebih jauh lagi farm itu mudah, sehat, sederhana dan murah. Herdiyanto Wibowo, S.Pd., M.M menyebutkan technopreneur adalah kunci dari suksesnya bisnis dibidang agri ini.
“Easyfarm adalah salah satu Technopreneur TERBAIK saat ini, yang akan menjadi perwujudan dari ketahanan pangan mandiri yang sebenarnya. Upaya easyfarm dalam menghasilkan produk agribisnis yang baik, sehat dan murah, kami lalui dengan melakukan penelitian selama 3 (tiga) tahun. Produk teknologi EasyFarm adalah SERUM Hayati Organik yang mengandung PRE-biotik dan PRO-biotik PLUS, dengan komposisi terdiri dari 15 jenis BAKTERI BAIK yang saling bersinergi. Teknologi inilah yang membantu easyfarm menghasilkan produk agribisnis dengan kualitas yang baik, sehat dan murah,” papar Herdiyanto Wibowo, S.Pd., M.M.

Dalam paparannya, narasumber menjabarkan pelbagai kelebihan dari produk agribisnis easyfarm yang diatas rata-rata serta memiliki kandungan nilai gizi yang baik. Narasumber menyatakan bahwa kualitas produk agribisnisnya telah pula di uji coba lab oleh perusahaan besar.
“Hasil uji coba lab terhadap kualitas produk kami oleh perusahaan besar membuktikan bahwa produk kami memang terbaik. Lele dengan technopreneur kami memiliki kandungan omega 6, kualitas bebek hibrida kami setara lokal, ayam broiler kami memiliki kandungan lemak yang sedikit dengan rasa ayam kampong,” ucap narasumber.
Setelah paparan narasumber, kuliah umum ini kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dengan peserta. Acara berlangsung sampai pukul 12.30 wib, ditutup dengan pemberian cenderamata dan informasi kunjungan mahasiswa agribisnis ke easyfarm.

Terakhir, Herdiyanto Wibowo, S.Pd., M.M., berharap dapat menjalin kerjasama yang lebih serius dengan UNISMA Bekasi. Ia menyebutkan kurangnya SDM yang mumpuni menjadi kendala dalam berkembangnya bisnis ini. Herdiyanto Wibowo, S.Pd., M.M., menawarkan setidaknya ada 15 komoditi usaha kepada mahasiswa agribisnis FAPERTA UNISMA Bekasi.
“Saat ini easyfarm sudah memiliki beberapa mitra dan permintaan pasar yang lumayan. Easyfarm sehari menerima permintaan lele sampai 1 ton, namun kami hanya mampu memenuhi 7 (tujuh) kolam saja. Kami sudah bermitra untuk kebutuhan media (tempat) kolam, namun yang kami perlukan adalah SDM untuk menjadi Kepala Project yang mengelola tempat mitra tersebut,”
Unduh Materi Kuliah Umum (Disini)
(humasunismabekasi)
MAHASISWA MANAJEMEN FE UNISMA BEKASI IKUTI KULIAH SUMMER SEMESTER DI RAJAMANGALA UNIVERSITY OF TECHNOLOGY KRUNGTHEP

Bekasi- Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi membuka kesempatan kepada mahasiswa yang ingin merasakan ‘kuliah di luar negeri’ melalui program Summer Semester di Rajamangala University of Technology Krungthep. Program Summer Semester merupakan kerjasama antara Universitas Sangga Buana YPKP dengan Rajamangala University of Technology Krungthep. dan UNISMA Bekasi turut berpartisipasi dalam program ini.
Koordinator UPT Kerjasama UNISMA Bekasi Ria Marginingsih, M.B.A., memberikan keterangan bahwa mahasiswa tidak perlu mengeluarkan biaya pendidikan tambahan, melainkan hanya cukup menyediakan biaya akomodasi dan kebutuhan harian selama 1 (satu) bulan kuliah di Thailand. Selain itu, program Summer Semester juga merupakan implementasi MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) yang nantinya disetarakan dengan 10 SKS.

Keuntungan lainnya adalah mahasiswa akan mendapatkan Sertifikat Internasional, mengasah keterampilan Bahasa Inggris, mempelajari budaya dan Bahasa Thailand, serta memperluas networking di tingkat Internasional.
Tidak hanya UNISMA Bekasi, pada kerjasama internasional ini juga berkolaborasi dengan beberapa universitas lainnya. Total mahasiswa yang berangkat ke negeri gajah itu ada sebanyak 16 orang yang terdiri dari 4 mahasiswa Universitas Sangga Buana, 1 mahasiswa Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih, 4 mahasiswa Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi dan 7 mahasiswa Universitas Buana Perjuangan Karawang.

Pada Senin (20/11/2023) di gedung Rektorat, Rektor UNISMA Bekasi Dr. Amin, S.Pd., M.Si., didampingi oleh Wakil Rektor I bidang Akademik Yudha Asmara Dwi Aksa, M.I.Kom., melepas keempat mahasiswa tersebut. Di kesempatan itu, Rektor dan Wakil Rektor I UNISMA Bekasi memberikan wejangan kepada mahasiswa yang akan berangkat. Hadir pula di kegiatan tersebut yaitu Dekan Fakultas Ekonomi Husnul Khatimah, S.E., M.Si, Kaprodi Akuntansi Annafi Indra Tama, S.Pd., M.Si, Kaprodi Manajemen Luthpiyah Juliandra, S.E., M.M., Kepala TU Fakultas Agama Islam Widys Iswari, S.Pd serta unit UPT Kerjasama.

Program Summer Semester juga merupakan salah satu upaya untuk mencapai 8 IKU (Indikator Kinerja Utama) Perguruan Tinggi. Diantaranya ada 4 IKU yang hendak dicapai, yakni; Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus; Dosen berkegiatan di Luar Kampus; Kerjasama Kampus dengan Mitra Kelas Dunia, dan; Program studi bertaraf atau berstandar internasional. (humasunismabekasi).
PROGRAM PENGABDIAN MASYARAKAT Fakultas Ekonomi Bisnis UNISMA BEKASI DENGAN YGPL PEKAYON

Gerakan Peduli Lingkungan Pekayon (GPL Pekayon), Bekasi Selatan, telah menjalankan banyak program dan kegiatan sebagai proses pembelajaran yang sangat berharga, terutama bagi pengurus maupun warga Pondok Pekayon Indah. Di antaranya melalui program kaderisasi GPL Kids yang bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Islam “45” (Unisma) Bekasi dan berlangsung di Posyandu RW 8 dan Taman Sehat Organik RW 10, Pondok Pekayon Indah, Bekasi Selatan, Sabtu lalu (23/12). Demikian diungkapkan Lala Gozali yang merupakan pionir GPL Pekayon kepada Kastara.id, Selasa (26/12)
Sebagai program pengabdian masyarakat dosen Program Studi agribisnis Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) Bekasi yang di lakaukan secara rutin untuk berkolaborasi mengembangkan potensi di bidang perkebunan sskala rumahan. Gerakan Peduli Lingkungan Pekayon (GPL Pekayon), Bekasi Selatan merupakan lembaga swadaya kemasyarakatan yang bertugas dalam mengembangakan potensi – potensi yang di miliki oleh warga, tentunya kolaborasi ini dapat mensinergikan antara perguruan tinggi dengan masyarakat.
(humasunismabekasi)
Kunjungan Lapangan (Field Study) Ke BBP BAT Sukabumi

Kunjungan Lapangan Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Islam “45” Bekasi ke Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBP BAT) Sukabumi yang dilaksanakan pada hari kamis tanggal 19 Juni 2014 adalah salah satu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh seluruh Civitas Akademika Fakultas Ekonomi Bisnis yang meliputi Mahasiswa, Dosen dan Karyawan. adapun tujuan dari kunjungan ini adalah menambah keakraban antar mahasiswa, dosen dan karyawan serta menambah wawasan pembelajaran mahasiswa.
(humasunismabekasi)
KUNJUNGAN LAPANGAN (FIELD STUDY) KE PT. YAKULT SUKABUMI

Kunjungan Lapangan Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) Bekasi ke PT. Yakult Sukabumi yang dilaksanakan pada hari rabu dan kamis tanggal 18 Juni 2014 adalah salah satu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh seluruh Civitas Akademika Fakultas Ekonomi Bisnis yang meliputi Mahasiswa, Dosen dan Karyawan. adapun tujuan dari kunjungan ini adalah menambah keakraban antar mahasiswa, dosen dan karyawan serta menambah wawasan pembelajaran mahasiswa.

(humasunismabekasi)
